Rabu, 17 April 2013

LJUN yang Rusak Akan Dilakukan Pemindaian Khusus

Jakarta—Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMA/sederajat hari  Senin (15/04/) resmi dimulai. Para siswa di 22 provinsi melaksanakan UN sesuai dengan rencana.  Mereka  mengikuti UN sesuai jadwal yang ditentukan yaitu 15-18 April 2013. Sementara 11 provinsi di wilayah Indonesia tengah pelaksanaannya harus bergeser karena kesalahan teknis, bergeser menjadi   18-23 April 2013.
Dalam konferensi pers di Gedung A Kemdikbud, Jakarta, Senin, (15/4), Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemdikbud, Ibnu Hamad, mengatakan, terkait dengan pelaksanaan UN, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah membuka Posko UN yang dimulai pada 13 April 2013, hingga 26 April 2013. Hal ini untuk menampung laporan pengaduan masyarakat, keluhan, dan permintaan informasi terkait pelaksanaan UN.
Sementara Tengku Ramli, anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP)  yang juga hadir dalam konferensi pers, menjawab keluhan siswa tentang rendahnya kualitas kertas  Lembar Jawaban UN (LJUN)  yang mudah sobek sehingga dapat mengakibatkan hasil pekerjaan siswa tidak terbaca dan tidak bisa dipindai dengan komputer.
Tengku Ramli mengatakan, siswa tidak perlu khawatir dan risau karena LJUN  akan dipindai secara khusus oleh tim khusus. “Jika terdapat LJUN yang rusak atau sobek  akan dilakukan pemindaian khusus oleh tim universitas untuk mendapatkan hasil sesuai aslinya. Yang terpenting adalah jangan sampai merugikan siswa peserta UN,” sahutnya.
Ia menambahkan, BSNP sebagai lembaga pelaksana Ujian Nasional (UN) bersama-sama dengan instansi terkait bekerja keras sekuat tenaga agar pelaksanaan di semua pelosok tanah air berjalan sesuai dengan rencana. (JS/DM)

Wamendik Kawal Langsung Distribusi Naskah UN

Jakarta --- Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan (Wamendik) Musliar Kasim, langsung turun lapangan mengawal distribusi naskah UN ke Makasar, Kendari dan Palu. Wamendik berangkat pagi tadi, Rabu (17/04), dengan pesawat Hercules milik TNI AU. Pesawat tinggal landas dari Halim Perdana Kusuma pada pukul 05.25 WIB. Pengawalan langsung tersebut dilakukan untuk memastikan naskah UN dapat tepat sasaran dan tepat waktu di tiga kota tersebut.
Sebelumnya, Mendikbud Mohammad Nuh menghadiri rapat terbatas dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengenai percepatan pengiriman naskah UN. Rapat tersebut berlangsung kemarin sore, (16/4), di Istana Negara, dan dihadiri juga oleh Kapolri Timur Pradopo, Panglima TNI Agus Suhartono, dan Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Ida Bagus Putu Dunia. “Membahas bagaimana percepatan pengiriman naskah-naskah Ujian Nasional ke 11 Provinsi,” ujar Mendikbud di Istana Negara.
Ia mengatakan, Presiden memang memberikan perhatian khusus mengenai distribusi naskah UN.  “Dan menyampaikan terima kasih ke TNI AU dan Polri karena siap membantu melakukan percepatan distribusi naskah soal UN tersebut,” ujar Menteri Nuh. Presiden juga memerintahkan dilakukannya investigasi yang meliputi proses pengadaan barang dan jasa dari sisi pelaksanaannya, dan dari percetakannya sendiri.
Kemdikbud memang telah membentuk tim investigasi yang langsung dikoordinir dan dipimpin oleh Inspektur Jenderal (Irjen) Kemdikbud Haryono Umar. “Dan dalam waktu dekat kami akan menyampaikan hasil investigasi  tersebut,” pungkas Mendikbud. (AB/DM)

Siswa Siap dan Optimis Ikuti UN

Kupang, NTT -- Reynaldy Stefano Rohi Djawa, kelas XII SMA Giovanni, Kupang, NTT sangat percaya diri sekali akan optimal mengerjakan UN dan lulus sekolah dengan nilai memuaskan. Baginya rangking bukan faktor utama dalam belajar, tetapi bagaimana proses pembelajaran yang didapat dari sekolah dapat berguna.
Khusus persiapan UN sendiri, Reynaldy sudah 6 bulan pendalaman materi di sekolah dan juga belajar kelompok bersama teman-teman seusai sekolah. "Teman saya sekitar 10 orang belajar bersama," tuturnya ketika ditemui di rumahnya di Kupang pada Senin (15/04).
Reynaldy yang kerap mendapat beasiswa di sekolahnya mengaku sudah sangat siap karena dirinya merasa sudah belajar sangat tekun selama 3 tahun. Beasiswa yang didapatpun juga dari hasil prestasi belajarnya dan selalu digunakannya untuk biaya tambahan sekolah.
Bagi penggemar olahraga bulu tangkis dan sepak bola ini juga terlihat sangat bersemangat belajar kisi-kisi UN yang diajarkan di sekolah, termasuk dengan mencari mandiri melalui internet, buku-buku, dan juga selalu belajar bersama. "Saya semangat belajar karena melihat teman-teman juga semangat belajar. Motivasi tinggi untuk mengimbangi prestasi teman-teman," ujarnya optimis.
Siswa kelahiran 6 Mei 1995 ini juga merasa sangat senang sekali dengan sistem UN tahun ini dengan 20 variasi soal. Menurutnya sistem ini lebih bagus karena tiap siswa akan fokus dengan soalnya sendiri. Siswa juga akan mengukur sendiri kemampuannya untuk menyelesaikan soalnya masing-masing. "Apalagi dengan sistem barcode yang kita tidak bisa membandingkan dengan teman soal kita dapat paket apa. Saya menilai kemungkinan besar untuk menyontek sangat sulit. Bahkan saya penasaran sekali dengan UN dan tidak sabar ingin ujian. Seperti apa soal itu rasanya," tegasnya.
Ketika diminta pendapat mengenai isu kerja sama siswa pada UN tahun lalu, Reynaldy merasa sangat miris dan sedih sekali. "Itu sangat merusak. Pemikiran saya itu dapat menurunkan mutu pendidikan. Karena kalau ada anak kerja sama mengerjakan UN, mutu anak itu akan kelihatan di universitas. Pasti semua orang tidak sempurna. Tetapi pede lah jangan terlalu minta harapan dengan orang lain," ujarnya menyayangkan.
Di sisi lain, dirinya tetap merasa optimis ketika mendengar adanya penundaan UN di Kupang. "Dengan adanya penundaan ini, saya terus belajar dan berdoa kepada Tuhan untuk menggenapi semua usaha belajar saya selama tiga tahun ini. Saya optimis sekali," ujarnya dengan logat NTT yang kental.
Reynaldy yang bercita-cita melanjutkan kuliah di Universitas Nusa Cendana Kupang jurusan Kedokteran memberikan saran kepada teman-temannya untuk tidak khawatir menghadapi UN. "Jangan takut UN, pasti bisa. Intinya belajar dengan tekun, terus berdoa kepada Tuhan," harap calon dokter spesialis anak ini. Sukses selalu Reynaldy. [FA]

Selasa, 09 April 2013

PEMBERITAHUAN PENGUMPULAN APLIKASI RAPOR 2013

Posted on 9 April 2013 by Kurikulum in Evaluasi, Kurikulum, Mapenda Bojonegoro. Kepada
Yth. Ketua KKM MI Se Kab. Bojonegoro

Assalamu’laikum WR. WB.
Dimohon Saudara untuk mengumpulkan CD soft copy aplikasi rapor dan print out Aplikasi rapor dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Pastikan identitas siswa antara yang di aplikasi rapor dengan data yang di online (Pendataan Siswa Ujian Nasional) sama persis.
  2. Nilai UANBN MI 2013 dapat diambil di PPAI masing-masing kecamatan
  3. Nilai semester 12 dikosongkan
  4. Data disetor dalam bentuk CD soft copy dan print out rangkap dua, setiap halaman diparaf wali kelas 6 dan halaman terakhir diberi tanggal 11 April 2013, tanda tangan kepala madrasah dan stempel.
  5. Data disetor per KKM  terjilid rapi dan baik.
  6. Data disetor paling lambat Kamis tanggal 11 April 2013 pukul 14.00 WIB di Mapenda Bojonegoro
Atas perhatiannya disampaikan terima kasih
Wassalam.
Bojonegoro, 09 April 2013
ttd

Senin, 08 April 2013

Penerimaan Rapot RA, MI, MTs dan Madin









Mendikbud Terima Doktor Honoris Causa dari Naresuan University Thailand

Posted by Kemendikbud

Jakarta --- Naresuan University Thailand menganugerahkan gelar Doktor Honoris Causa kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Mohammad Nuh atas keberhasilan Mohammad Nuh dalam bidang administrasi pendidikan (Honorary Doctorate in Education Administration). Penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa ini dilakukan  pada Sabtu, 6 April 2013, di Hotel Borobudur, Jakarta. 

Acara penganugerahan dihadiri 14 orang sivitas akademika Naresuan University dan sejumlah rektor universitas negeri maupun swasta di Indonesia, perwakilan Kementerian Luar Negeri, dan para pejabat di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Seusai penganugerahan Mohammad Nuh akan menyampaikan pidato penerimaan (acceptance speech).
Sebagai rangkaian acara, sehari sebelum penganugerahan (Jumat, 5 April 2013), di tempat yang sama, diselenggarakan workshop dengan tema “Strengthening Regional Partnership on Higher Education”.  Workshop ini diikuti seluruh delegasi Naresuan University dan para rektor yang hadir di acara penganugerahan tersebut. Kegiatan workshop diawali dengan paparan dari Naresuan University dan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kemudian dilanjutkan dengan diskusi mengenai peluang-peluang kerja sama bidang pendidikan antara universitas di Indonesia dengan Naresuan University. (HW/TD)

PEKAN MADARIS


Undangan Sosialisasi Domnis UN dan Penandatanganan Pemasangan Hotspot Wi-fi Sekolah Indonesia

Posted on 5 April 2013 by Mapenda Bojonegoro in Evaluasi, Event Madrasah, Kurikulum, Mapenda Bojonegoro.
  • Kepada Yth.
    1.Kepala MAN/MAS
    2.Kepala MTsN/MTsS
    Se Kab.Bojonegoro
    Dimohon hadir besok pada:
    Hari : Senin
    Tanggal : 8 April 2013
    Jam : 09.00 WIB
    Tempat : Aula Kemenag
    Acara :
    1.Sosialisasi DOMNIS UN Terbaru
    2.Penanda Tanganan Nota Kesepakatan Pemasangan HOTSPOT Wi-Fi Sekolah Indonesia
    Catatan :
    1.Membawa Stempel Madrasah
    2.Tidak Bisa Diwakilkan
    Demikian atas perhatianya disampaikan terimakasih.

Pendataan Laboran dan Pustakawan Pada RA/ Madrasah Tahun 2013

mapenda bojonegoro
Posted on 4 April 2013 by Mapenda Bojonegoro in Ketenagaan, Mapenda Bojonegoro.
 Kepada :
Yth. Kepala RA/Madrasah
Se-Kabupaten Bojonegoro
 Menindaklanjuti Surat dari Kepala Kantor Wilayah Provinsi Jawa Timur Nomor Kw.13.412/PP.00.4/971/2013 tanggal 2 April 2013 tentang Pendataan Laboran dan Pustakawan pada RA/Madrasah tahun 2013, bahwa dalam rangka untuk pemutakhiran data jumlah Laboran dan Pustakawan pada RA/Madrasah maka dengan ini kami sampaikan form pendataan untuk diisi dengan lengkap dan benar sesuai data terkini.Data dapat dikirim dalam bentuk soft copy (file) ke KKM masing-masing, kemudian KKM mengirimkan soft copy ke email seksi Pendidikan Madrasah Kab. Bojonegoro yaitu madrasahbojonegoro@gmail.com paling lambat 8 April 2013.
Demikian, atas perhatian dan kerjasamanya disampaikan terima kasih.